Sejarah Kawasan TNKS

Sejarah kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat di wilayah Sumatera Barat berawal dari gabungan sejumlah kawasan hutan lindung dan cagar alam di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan. Kawasan yang kini menjadi bagian TNKS di Sumatera Barat meliputi wilayah Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Pada tahun 1982, pemerintah Indonesia melalui Menteri …

Baca Selengkapnya

Menyusuri Jejak Harimau Sumatera di Pesisir Selatan: Upaya Menjaga Habitat yang Terus Terancam

Pesisir Selatan, 6 Mei 2026 – Kabut tipis masih menyelimuti hutan ketika tim patroli mulai menyusuri jalur-jalur terjal di kawasan  Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Di balik rimbunnya pepohonan di tiga Nagari yang terdapat di Kabupaten Peisisr Selatan, tersimpan satu misi penting, memastikan habitat Harimau Sumatera tetap aman dari berbagai …

Baca Selengkapnya

Patroli Harimau Sumatera, melindungi dan mencari Jejak Sang Raja Rimba

Pesisir Selatan,  5  April 2026 – Sebagai upaya nyata dalam melindungi ekosistem hutan hujan tropis yang menjadi habitat penting bagi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) melalui Seksi PTN Wilayah III Pesisir Selatan melakukan kegiatan patroli intensif. Kegiatan yang berlangsung pada 14 hingga 18 April …

Baca Selengkapnya

Nadi Hijau Sumatera: Sinergi Balai Besar TNKS dan FFI dalam Kegiatan PHS Landscape Sumbar

Pesisir Selatan, 4 Mei 2026 –  Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di wilayah Sumatera Barat bukan sekadar hamparan hutan, melainkan ekosistem vital yang menopang kehidupan. Mengingat tingginya ancaman terhadap kawasan ini, Balai Besar TNKS secara konsisten melakukan pengamanan melalui Patroli SMART di Lanskap Sumatera Barat, khususnya di Kecamatan Lengayang, Kabupaten …

Baca Selengkapnya

MENGAMANKAN JANTUNG AIR: UPAYA VERIFIKASI AREAL PRESERVASI DI NAGARI GANTING MUDIAK SELATAN SURANTIH

Pesisir  Selatan, 29 April 2026 – Nagari Ganting Mudiak Selatan Surantih menyimpan aset ekologis yang tak ternilai bagi keberlangsungan hidup masyarakat di sekitarnya. Sebagai bagian dari bentang alam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), wilayah ini menjadi fokus utama dalam upaya mempertahankan konektivitas lanskap melalui strategi Areal Preservasi. Pada tanggal 20 …

Baca Selengkapnya

Menuju Resolusi Tenurial: Transformasi Kemitraan Konservasi di Zona Tradisional TNKS

Pesisir Selatan, 27 April 2026 – Pengelolaan kawasan hutan konservasi di Indonesia terus berkembang menuju pendekatan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Selama ini, konflik tenurial kerap menjadi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan ekosistem dan kebutuhan ekonomi masyarakat. Seiring hadirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, pemerintah mendorong paradigma …

Baca Selengkapnya