Solok Selatan, 12 Mei 2026 – Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) bukan sekadar bentang alam hijau yang luas, melainkan sebuah simbol komitmen kolektif dalam menjaga keseimbangan ekosistem Indonesia. Di balik rimbunnya pepohonan, terdapat upaya nyata untuk menyelaraskan napas pelestarian alam dengan denyut ekonomi warga sekitar melalui skema kemitraan yang inklusif.
Misi Pendampingan: Aktor Utama Pelestarian
Pada 22 hingga 23 April 2026, sebuah misi penting berlangsung di Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, Solok Selatan. Risman, Polisi Kehutanan Penyelia dari Balai Besar TNKS, turun langsung memberikan edukasi dan asistensi kepada kelompok masyarakat.
Tujuan utamanya jelas: memastikan warga tidak hanya menjadi penonton dalam konservasi, tetapi menjadi aktor utama yang menjaga lingkungan tempat tinggal mereka. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta pemahaman bersama bahwa aktivitas masyarakat dapat berjalan beriringan dengan aturan perlindungan sumber daya alam hayati.
Progres Signifikan di Lapangan
Keberhasilan pendampingan ini bukan sekadar klaim, melainkan tecermin dari data lapangan yang menggembirakan pada KTH Wonorejo Sepakat:
- Cakupan Wilayah: Teridentifikasi sebanyak 49 subjek (penerima manfaat) dengan 50 persil lahan yang dikelola.
- Luas Kawasan: Total luas lahan yang masuk dalam skema ini mencapai 122,47 hektar, angka yang menunjukkan besarnya kontribusi kelompok dalam menjaga fungsi hutan di Solok Selatan.
Administrasi yang Tuntas dan Akuntabel
Satu hal yang patut diapresiasi adalah kedisiplinan administratif kelompok ini. Saat ini, urusan berkas sudah hampir mencapai tahap final. Berbagai dokumen krusial telah dinyatakan lengkap, meliputi:
- SK Pengukuhan KTH, identitas diri (KTP/KK), dan surat permohonan resmi.
- Pakta integritas kelompok serta surat keterangan pendukung dari pihak nagari.
Kelengkapan dokumen ini menjadi fondasi kuat bagi pengajuan resmi Kemitraan Konservasi. Dengan legalitas yang jelas, masyarakat memiliki payung hukum untuk ikut serta menjaga kelestarian TNKS sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. Langkah kecil di Nagari Lubuk Gadang Selatan ini adalah bagian dari visi besar menjaga warisan alam nusantara bagi generasi mendatang.

Kontributor : Risman
Bidang II Taman Nasional Kerinci Seblat
